sreet.... wuss...!!!

tiba-tiba sesosok bayangan melewati Siti dipinggir jalan depan minimarket tempat dia belanja.

"kamu gak apa-apa? Siti... siti..?" dengan panik Asep langsung keluar dari antrian panjang di minimarket, lalu menggoyang-goyangkan tubuh Siti kekiri-kekanan, sesekali dia menjitak kepala siti.. "kamu baik-baik aja kan?" pletak! dengan susah payah Asep menjitak jidat mulus siti.

...............

Kedua sejoli yg sedang jatuh cinta ini memang selalu jalan berdua, kemana-mana berdua, siti yg selalu merasa dilindungi asep merasa sangat beruntung berada didekat asep. siti memiliki badan yg cukup langsing, mata bulat, kulit kuning bangsat dan dengan rambut yg terurai panjang menjuntai ke atas. siapa yg tidak tergila-gila dengannya. Gila!

sementara asep, dia cuma buruh pabrik batako yg dekil, baju buluk seadanya, muka kucel, rambut sama panjang dan badan menjuntai pendek. tapi yg tidak dimiliki pria lain dari asep adalah dia kaya raya, pantas saja siti mau dengannya. ralat, ternyata dia bos pabrik batako.

"tadi kayak ada yg lewat cepet banget depan muka aku..." sontak siti ketakutan dengan kejadian tak terduka yg lewat didepan matanya.
asep diam, lalu menenangkan siti agar tidak panik lagi, "udah, tenang yah.. kamu ngelamun kali, ayok jalan lagi"

selepas pergi dari depan minimarket kemudian mereka berjalan-jalan ke taman yg kebetulan sepi pengunjung, bercanda ria seperti dua manusia yg sedang pertama kali dimabuk cinta. sambil berjalan asep mengayuh tangan kemulut dengan ice cream digenggamya, dan siti juga tidak mau kalah ikut mengayuh tangan kanannya ke arah mulut.. dan tiba tiba....

"kyaaaaaaaaaaaaa..... tidakkk..." teriak siti histeris..
"kamu kenapa lagi.?" pletak!! jitakan asep berhasil mendarat di jidat siti. lagi.
ternyata ketika asep kaget dia suka mendadak jadi manusia penjitak. seremm.

"ini kan ice cream nya belum kamu bayar aseep!!"
asep terdiam lagi, "....o iya, ehehe. bentar yah aku balik lagi ke minimarket tadi."
"iya buruan" siti seolah tidak mau tau dan tidak mau kalo dirinya dianggap tukang colong ice cream.

cukup lama asep meninggalkan siti sendirian ditaman, maklum mereka sudah berjalan cukup jauh dari tempat tadi. sambil membuka bungkus ice cream pemberian asep dia duduk dibangku taman, seolah-olah ice cream itu hanya dia yg memiliki. mengayuhkan tangan  lagi ke arah bibir merah bercampur lipstik mahalnya dia mencoba pelan menempelkan ice cream itu..

wussss....... craap....

bukan ice cream yg ia nikmati malah tiba-tiba kejadian sama terulang lagi. entah mahluk apa yg tiba-tiba datang dan pergi mengganggu siti, seolah hari itu kesialan datang terus padanya. ice  cream yg hendaknya ia nikmati malah nempel dimatanya. rupanya mahluk tak kasat mata itu sengaja menyenggol siti dengan ice creamnya.

"haaaaaaaa...... siapa ituuuuu..!!??" teriak lagi siti yg sedang sendiri menunggu kepulangan asep dari minimarket. ketakutan. "bangsat! kampret kau. sialan, fuck.. oh yeaah". siti ngedumel.

"looh.. kok ice creamnya malah main mata.. dimakan dong!" asep seolah menganggap siti sedang main-main dengan ice creamnya.

"huaaaa..huaaa.. hik..hikkkk.. haaa.." tanpa sebab tangisan siti petcaaaah. war biyasah.
asep makin terheran-heran dibuatnya. "ini ada apa lagi..?"

"aku belum makan ice creamnya.. ada yg nyamber tadi..:(" sambil ketakutan dia menceritakannya kepada asep yg baru datang.
"gak tau apaan, tapi dia kayaknya yg tadi nyamber aku didepan minimarket itu.."

entah kenapa sejak hari itu dia sangat ketakutan, setiap hendak membeli ice cream malah dia parno sendiri. seminggu dari kejadian itu siti masih sering jalan sama asep, tapi gak ada lagi kejadian serupa yg terjadi padanya. kecuali ketika dia lagi pengen makan ice cream.

sejak kecil, siti memang  suka sekali dengan ice cream. apalagi yg gratisan. dari kecil siti sering dimanja orang tuanya, apapun keinginannya pasti akan diberikan, tapi siti tidak pernah meminta barang mahal, tapi dia malah sering minta dibelikan ice cream, tanpa ice cream hidupnya hampa, hambar.

sampai-sampai saat siti memasuki SMA, dia membentuk sebuah club penyuka ice cream, dengan anggota dari kalangan orang kaya dia menamakan clubnya "creamy fans club, mantap". dalam seminggu club itu sudah mendapat member 30 orang, sebulan 100 orang.. gak tau sekarang sudah berapa biji.

tapi, siti sangatlah arogan, dia tidak mau menerima orang dari kalangan miskin, dekil dan badannya bau. pernah suatu ketika seorang datang padanya dengan niat yg tulus memohon untuk bisa diterima di clubnya. dengan semangat 45 orang itu memohon untuk diterima di creamy fans club milik siti. tapi siti menolak mentah-mentah karna dia tau orang itu sangatlah miskin, dekil dan bau comberan.

sejak usahanya masuk ke club siti gagal total, orang itu  menyerah gitu aja, pergi meninggalkan sekolah, frustasi dan hendak bunuh diri.. sampai saat kelulusanpun tidak ada kabar sama sekali..

..............

"kamu mau ice cream apa?" dimobil, asep menawari siti untuk memilih ice cream apa yg nantinya akan dia nikmati bersama.
"tapi aku takut kalo makan ice cream, nanti kayak kemaren-kemaren lagi.." ekspresi sedih siti meluluhkan hati asep. "udah seminggu kamu gak makan ice cream.. kasian..", " tapi kali ini aku beliin yah, tenang.."

setengah jam kemudian mereka sudah sampai di McDonalds yg kebetulan ada free wi-fi, tempat favorit siti, "mba.. mcFlurry dua yah.." pesanan asep dengan kedipan matanya yg genit ke mba-mba McD.

"ini mcflurry-nya.. dimakan yah..", asep menyerahkan ice cream ke siti, "aku kebelakang dulu yah.. sayang, kebelet.." lanjut asep sambil memegang pantatnya.
"iyaa.. jangan lama-lama ya." sambil menikmati ice cream siti ditinggal lagi sendirian oleh asep.
dan tiba-tiba...

wussssssss...fyuuuarrrrr..... craaappp... plung..

lagi dan lagi mahluk aneh menyambar siti. ice cream itu mendarat tepat dimuka siti. siti tidak begitu saja membiarkan kejadian itu terulang, meski mukanya berlumuran ice, tapi tangannya berhasil menangkap tangan mahluk yg larinya kenceng itu.

"ASEP!???, Jadi selama ini kamu yg udah ngerjain aku!!!, sialan, bangsat kau.. fuck, o yeaah" seolah  setelah mengetahui pelaku yg selama ini mengganggu kehidupan siti, sitipun murka, dia tidak terima ternyata pacaranya sendirilah pelakunya.

"kenapa kamu tega sama aku, sep? aku kira selama ini kamu sayang sama aku, dasar! semua cowok sama aja, JAHAT!" sakit hati siti semakin menjadi-jadi.
bukannya meminta maaf, asep malah tertawa dibuatnya.. "hahaha.. ketahuan juga, kamu bilang aku jahat? iya, aku memang jahat, tapi kamu lebih jahat dari aku..siti!!"
"kenapa sep, kenapa?" siti  yg sedang ketakutan, sedih, marah dan merasa dipermainkan oleh  asep.
"kamu inget creamy fans club?, aku orang yg dulu kamu tolak mentah-mentah untuk masuk kesana, iya.. ini aku.." jawaban asep yg membuat siti merasa jantungan, ternyata selama ini dia kencan dengan si buluk itu..

lalu siti, "apaaa? ja.. jadii kamu?"

"jangan khawatir, selain sudah kena muka kamu, sebagian ice cream itu juga sudah kamu makan kan? aku tidak perlu repot-repot lagi balas dendam!, aku sudah menaruh sianida pemberian jesicca didalamnya, kau akan mati!!" kata-kata kejam asep sontak membuat  siti semakin bergetar hebat, bergoyang-goyang diatas meja lalu kemudian..

bruaaakkkk...

siti terkapar, sudah tanpa nyawa. Meninggalkan luka-luka dari kekasihnya.

sejak kejadian tersebut asep tidak terlihat lagi batang hidungnya, dia meninggalkan negerinya dan  entah tinggal dimana. dia selalu jadi misteri.

bersambung dan TAMAT

***

Setelah gue baca ulang, ternyata ini cerpen bangsat! - 20-8-17